contoh soal hukum archimedes dan hukum pascal

Hai netizen semoga kalian lagi bugar, Sekarang ini saya mau share informasi tentang contoh soal hukum archimedes dan hukum pascal lengkap dengan isi didalamnya. Akan tetapi sebelum loncat kepada pembahasan contoh soal hukum archimedes dan hukum pascal ada bagusnya kita tengok dulu tentang contoh soal hukum archimedes dan hukum pascal tersebut.
contoh soal hukum archimedes dan hukum pascal memang sedang banyak dicari saat ini, Apalagi contoh soal hukum archimedes dan hukum pascal yang akan ane share ini sangat penuh isi dengan informasi didalamnya. Dijaman ini sudah banyak teknologi yang sangat canggih, bisa dari Smartphone yang agan punyai sangat bisa melakukan apa saja di tangan yang kalian pegang itu. Baik itu mencari pasar,orang luar,konten aneh semuanya ada di Hp kalian.
Konten kali ini juga ialah bagian dari artikel yang sudah hits di dunia internet yang kalian pegang. Tentunya bahan yang akan aku bagikan sangat berbeda dari situs yang lainnya, Sangat mutakhir dan meyakinkan.
Sepertinya tidak perlu lama lagi, langsung saja ke pembahasan utamanya, Berikut informasi contoh soal hukum archimedes dan hukum pascal lengkap dengan gambarnya.

Hukum pascal Sebuah contoh pemakaian hukum Pascal yaitu pada dongkrak hidrolik, yang prinsipnya ditunjukkan pada Gambar 6.7 d samping Alat ini berupa bejana tertutup yang dilengkapi dengan dua bulan pengisap pada kedua kakinya. Misalnya luas penampang pengisap 1 ialah A1. dan luas penampang pengisap 2 ialah A2, dengan A1 < A2. Jika pengisap 1 diberi gaya F, ke bawah, maka zat cair yang berada dalam bejana tersebut akan mengalami tekanan p, sebesar í µí°¹1 í µí°´1. Berdasarkan hukum Pascal, tekanan p, akan diteruskan ke segala arah dengan sama besar ke pengisap 2. Jadi, pengisap 2 dengan luas penampang A2 menerima tekanan p1. Seandainya gaya yang dihasilkan oleh tekanan p1. pada penampang A2 adalah F, maka akan diperoleh persamaan sebagai berikut. F2 = p1 A2, dengan p1 = í µí°¹1 í µí°´1 jadi, F2 = í µí°¹1 í µí°´1 í µí°´2 í µí°¹2 í µí°´2 = í µí°¹1 í µí°´1 dengan F1 = gaya pada A1 (N) F2 = gaya pada A2 (N) A1 = luas penampang 1 (m 2) A2 = luas penampang 2 (m 2) Karena A2 > A1, maka F2 > F1, hal ini menyebabkan gaya yang bekerja pada penampang A2, menjadi lebih besar. Contoh Soal Sebuah pengangkat mobil hidrolik memiliki dua pengisap dengan luas penampang masing-masing A1 = 100 cm 2 , dan A2 = 2.000 cm 2 , Berapakah besar gaya minimal F, yang harus diberikan pada penampang A1 agar mobil dengan berat 15.000 N dapat terangkat? Penyelesaian
Mungkin kamu pernah melihat orang atau montir yang sedang
memperbaiki mobil di bengkel. Untuk memudahkan memperbaiki komponen-komponen
yang ada dibagian bawah mobil, biasanya para montir menggunakan sebuah mesin
yang bernama mesin hidrolik pengangkat mobil. Dengan alat ini, mobil yang
massanya 2 ton bisa terangkat dengan mudah sekali. Bagaimana cara kerja mesin
hidrolik pengangkat mobil?
Gambar di atas merupakan sebuah bejana U yang memiliki
luas penampang yang berbeda (A1 dan A2). Bejana tersebut
diisi minyak atau fluida homogen, pada pipa kanan (pipa dengan luas penampang
yang lebih kecil A1) ditekan dengan gaya sebesar F1,
kemudian fluida yang ada pada pipa kiri (pipa dengan luas penampang yang lebih
besar A2) akan terangkat ke atas dengan gaya sebesar F2.

Proses yang bekerja pada pipa U ini diselidiki oleh
Blaise Pascal yang menghasilkan kesimpulan bahwa apabila tekanan diberikan pada
fluida yang memenuhi sebuah ruangan tertutup, tekanan tersebut akan diteruskan
oleh fluida tersebut ke segala arah dengan besar yang sama tanpa mengalami pengurangan.
Pernyataan ini dikenal sebagai Hukum Pascal.
Sesuai dengan definisi tekanan yang merupakan gaya yang
bekerja per satuan luas. Tekanan pada pipa dengan luas penampang lebih kecil (p1)
besarnya sama pada tekanan di pipa yang memiliki luas penampang lebih besar (p2).
Oleh karena itu, secara matematis Hukum Pascal ditulis sebagai berikut.
Nah berdasarkan pemaparan di atas, maka dapat ditarik
kesimpulan bahwa semakin kecil luas penampang pipa yang diberi tekanan, maka
gaya angkat yang diberikan akan makin besar, begitu juga sebaliknya. Untuk
memantapkan pemahaman kamu tentang hukum pascal, silahkan simak contoh soal di
bawah ini.

Contoh soal fisika kelas 10 soal fisika kelas 10 semester 2 soal fisika kelas 10 semester 2 dan pembahasannya latihan soal fisika kelas 10 contoh soal fisika kelas 9 soal fisika kelas 8 semester 2 Latihan soal Fisika kumpulan soal fisika kelas 10 latihan soal fisika kelas 10 semester 2 kumpulan soal fisika smp dan pembahasannya kumpulan soal fisika kelas 11 soal fisika kelas 7 semester 1 latihan soal fisika kelas 12 semester 1 download soal fisika kelas 11.
Bunyi Hukum Archimedes : Sebuah benda yang tenggelam seluruhnya atau sebagian dalam suatu fluida akan diangkat ke atas oleh sebuah gaya yang sama dengan berat fluida yang dipindahkan. Gaya yang mengangkat benda tersebut adalah gaya angkat fluida (FA).
Ketika kita mengangkat benda di dalam air maka benda tersebut akan terasa ringan. Hal ini dikarenakan air memberikan gaya angkat ke atas pada benda tersebut. Sehingga akan mengurangi berat benda tersebut. Jadi, besarnya berat suatu benda di dalam fluida sama dengan berat benda di udara dikurangi dengan gaya angakat fluida. Atau secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut


















































Oke, sesuai bukan artikelnya?. jika para netizen ada pertanyaan tentang contoh soal hukum archimedes dan hukum pascal lebih lanjut lagi, kamu bisa bertanya di sini untuk memantapkan lagi situs saya ini yang masih tahap newbie. Semoga dengan adanya artikel contoh soal hukum archimedes dan hukum pascal ini, para abang dan nyonya permasalahannya bisa teratasi dan terhibur berkat adanya konten ini.
Sekian dari aku, Semoga konten tentang contoh soal hukum archimedes dan hukum pascal ini bisa bermanfaat bagi pembaca semuanya. Ending kata. Terimakasih untuk semuanya.
Posting Komentar untuk "contoh soal hukum archimedes dan hukum pascal"