contoh soal hukum pascal mencari f2

Halo semuanya semoga kalian dalam keadaan sehat, Saat ini ane mau share informasi tentang contoh soal hukum pascal mencari f2 lengkap dengan gambar dan isinya. Akan tetapi sebelum melangkah kepada pembahasan contoh soal hukum pascal mencari f2 ada baiknya kita pahami dulu tentang contoh soal hukum pascal mencari f2 tersebut.
contoh soal hukum pascal mencari f2 memang sedang banyak dicari saat ini, Mengingat contoh soal hukum pascal mencari f2 yang mau saya share ini sangat penuh isi dengan informasi selengkapnya. Dijaman kini memang banyak sekali teknologi yang serba canggih, bisa dari Smartphone yang kamu punyai sudah bisa melakukan apapun di tangan yang agan pegang tersebut. Baik itu mencari kursi,meja,planet semuanya ada di Hp kalian.
Pembahasan kali ini juga merupakan bagian dari pembahasan yang sudah banyak di dunia internet yang agan pegang. Tentunya informasi yang mau aku bagikan sangat berbeda dari situs sebelah yang lainnya, Sangat segar dan meyakinkan.
Baiklah tidak perlu berlama lama lagi, langsung saja ke inti judulnya, Inilah informasi contoh soal hukum pascal mencari f2 lengkap dengan isinya.

Hukum Pascal – Ketika belajar fluida berupa air, kita mengenal bahwa salah satu sifat dari partikel-partikel zat cair adalah senantiasa bergerak bebas. Perhatikan gambar di samping. Gambar tersebut memperlihatkan bahwa ketika pengisap pada pompa paskal diberi tekanan, air akan memancar keluar dari setiap lubang di sekeliling bola pascal ke segala arah dengan kekuatan yang sama. Percobaan seperti gambar tersebut pertama kali dilakukan oleh seorang ilmuwa kelahiran Clemont-Ferrant bernama Blaise Pascal. Berdasarkan percobaan tersebut ia kemudian pada tahun 1652 mengeluarkan sebuah hukum yang disebut hukum pascal. Hukum ini berbunyi
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak aplikasi dari hukum pascal salah satunya adalah pada pembuatan dongkrak hidrolik maupun pompa hidrolik. Untuk lebih memahami aplikasi hukum pascal pada alat ini sobat bisa menyimak gambar di bawah ini
Pada gambar tersebut terdapat 2 buah bejana berisi zat cair yang saling berhubungan dengan luas penampang yang berbeda-beda. Jika pada bejana I mendapat gaya sebesar F1, tekanan permukaan pada tabung tersebut adalah P = F1/A1. Berdasarkan prinsip hukum pascal, maka tekanan pada zat cair tersebut akan diteruskan ke segala arah. Akibatnya, pada penghisap 2 akan bekerja gaya ke atas yang besarnya sama yaitu P. Tekanan tersebut nilainya sama dengan gaya oleh pada pengisap 2 (F2) dibagi dengan penampang alas tabung 2 (A2). Berlaku

Ada dua buah tabung yang berbeda luas penampangnya saling berhubungan satu sama lain. Tabung ini diisi dengan air dan masing-masing permukaan tabung ditutup dengan pengisap. Luas pengisap A1 = 50 cm2 sedangakan luas pengisap A2 adalah 250 cm2. Apabila pada pngisap A1 diberi beban seberat 100 N. Berpakah besar gaya minimal yang harus bekerja pada pada A2 agar beban tersebut dapat diangkat?
Diketahui
A1 = 50 cm2
A2 = 250 cm2
F1 = 100 N
Ditanya F2 = … ?
Jawab
F1/A1 = F2/A2
100/50 = F2/100
F2 = 100. 100 /50 = 200 N
Mungkin kamu pernah melihat orang atau montir yang sedang
memperbaiki mobil di bengkel. Untuk memudahkan memperbaiki komponen-komponen
yang ada dibagian bawah mobil, biasanya para montir menggunakan sebuah mesin
yang bernama mesin hidrolik pengangkat mobil. Dengan alat ini, mobil yang
massanya 2 ton bisa terangkat dengan mudah sekali. Bagaimana cara kerja mesin
hidrolik pengangkat mobil?

Gambar di atas merupakan sebuah bejana U yang memiliki
luas penampang yang berbeda (A1 dan A2). Bejana tersebut
diisi minyak atau fluida homogen, pada pipa kanan (pipa dengan luas penampang
yang lebih kecil A1) ditekan dengan gaya sebesar F1,
kemudian fluida yang ada pada pipa kiri (pipa dengan luas penampang yang lebih
besar A2) akan terangkat ke atas dengan gaya sebesar F2.
Proses yang bekerja pada pipa U ini diselidiki oleh
Blaise Pascal yang menghasilkan kesimpulan bahwa apabila tekanan diberikan pada
fluida yang memenuhi sebuah ruangan tertutup, tekanan tersebut akan diteruskan
oleh fluida tersebut ke segala arah dengan besar yang sama tanpa mengalami pengurangan.
Pernyataan ini dikenal sebagai Hukum Pascal.
Sesuai dengan definisi tekanan yang merupakan gaya yang
bekerja per satuan luas. Tekanan pada pipa dengan luas penampang lebih kecil (p1)
besarnya sama pada tekanan di pipa yang memiliki luas penampang lebih besar (p2).
Oleh karena itu, secara matematis Hukum Pascal ditulis sebagai berikut.






























































Oke, keren bukan artikelnya?. Kalau netizen ada pertanyaan tentang contoh soal hukum pascal mencari f2 lebih lanjut lagi, para agan bisa kasih solusi di sini untuk memajukan lagi blog saya ini yang masih tahap newbie. Semoga saja dengan adanya konten contoh soal hukum pascal mencari f2 tersebut, para pemirsa permasalahannya bisa diatasi dan terhibur berkat adanya artikel ini.
Sekian dari saya, Semoga topik tentang contoh soal hukum pascal mencari f2 ini bisa bermanfaat bagi agan semuanya. Ending kata. See a untuk semuanya.
Posting Komentar untuk "contoh soal hukum pascal mencari f2"