rumus gaya gesek pada bidang miring

Hey teman semoga kalian sehat selalu, Hari ini aku mau memberitahu informasi tentang rumus gaya gesek pada bidang miring lengkap dengan isi didalamnya. Sebelum loncat kepada pembahasan rumus gaya gesek pada bidang miring alangkah baiknya kita simak dulu tentang rumus gaya gesek pada bidang miring tersebut.
rumus gaya gesek pada bidang miring memang sedang banyak diperbincangkan saat ini, Mengingat rumus gaya gesek pada bidang miring yang akan ane bagikan ini sangat lengkap dengan informasi selengkapnya. Dijaman kini banyak sekali teknologi yang sangat canggih, mulai dari Smartphone yang agan punya sudah bisa melakukan apa saja di tangan yang kalian pegang tersebut. Mau itu mencari sains,teknologi,matematika,pencarian umum,fisika semuanya ada di Smartphone kalian.
Artikel kali ini juga adalah bagian dari artikel yang sudah hits di dunia internet yang kamu pegang. Tentunya konten yang akan saya bagikan sangat berbeda dari blog sebelah yang lainnya, Sangat mutakhir dan terpercaya.
Baiklah tidak perlu panjang lebar lagi, langsung saja ke inti judulnya, Inilah informasi rumus gaya gesek pada bidang miring lengkap dengan gambarnya.

Gaya gesek adalah gaya yang bekerja antara dua permukaan benda yang saling bersentuhan. Arah gaya gesek berlawanan arah dengan kecenderungan arah gerak benda. Untuk benda yang bergerak pada suatu bidang baik bidang datar maupun bidang mirin, gaya gesek tidak dipengaruhi oleh luas permukaan benda yang saling bersentuhan.
Sedangkan untuk benda yang bergerak di udara, gaya geseknya bergantung pada luas permukaan benda yang bersentuhan dengan udara. Makin besar luas bidang sentuh, makin besar gaya gesek udara pada benda tersebut sedangkan untuk benda padat yang bergerak di atas benda padat, gaya geseknya tidak tergantung luas bidang sentuhnya.
Adalah gaya gesek yang bekerja pada benda selama benda tersebut masih diam. Menurut hukum I Newton, selama benda masih diam berarti resultan gaya yang bekerja pada benda tersebut adalah nol. Jadi, selama benda masih diam gaya gesek statis selalu sama dengan yang bekerja pada benda tersebut. Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut.

Adalah gaya gesek yang bekerja pada saat benda dalam keadaan bergerak. Gaya ini termasuk gaya dissipatif, yaitu gaya dengan usaha yang dilakukan akan berubah menjadi kalor. Perbandingan antara gaya gesekan kinetis dengan gaya normal disebut koefisien gaya gesekan kinetis (μs). Secara matematis dapat di tulis sebagai berikut.
Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas beberapa contoh soal tentang gaya gesek benda-benda yang bergerak di bidang miring. Untuk itu, silahkan kalian simak baik-baik penjelasan berikut ini. Selamat belajar dan semoga bisa paham.
Tentunya kalian telah mengetahui bahwa besar kecilnya gaya gesek sangat dipengaruhi oleh tingkat kekasaran permukaan benda dan bidang yang bersentuhan. Tingkat kekasaran ini dinyatakan dengan koefisien gesekan. Ada dua jenis koefisien gesek, yaitu koefisien gesek statis yang dilambangkan dengan μs dan koefisien gesek kinetis yang dilambangkan dengan μk.

Koefisien gesek statis berlaku pada gaya gesek statis yang bekerja pada benda diam atau tepat akan bergerak sedangkan koefisien gesek kinetis berlaku pada gaya gesek kinetis yang bekerja pada benda bergerak. Nah pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang bagaimana caranya menentukan rumus koefisien gesek (statis dan kinetis) pada benda yang terletak di bidang miring tanpa gaya luar. Namun, pertama-tama coba kalian amati dan pahami gambar ilustrasi berikut ini.
Sebuah balok bermassa m berada di bidang miring kasar yang membentuk sudut sebesar θ terhadap arah horizontal. Diagram gaya-gaya yang bekerja pada balok diperlihatkan seperti pada gambar di atas. Berdasarkan gambar tersebut, ada dua komponen gaya yang bekerja pada sumbu-X yaitu w sin θ dan gaya gesek f. Oleh karena itu, ada dua kemungkinan gerak benda, yaitu benda diam atau benda bergerak ke bawah sejajar bidang miring.
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pada benda yang diam maka gaya gesek yang bekerja adalah gaya gesek statis (fs = μsN) sedangkan pada benda yang bergerak, gaya gesek yang bekerja adalah gaya gesek kinetik (fk = μkN). Dengan demikian, besar koefisien gesek statis dan kinetik tersebut dapat kita tentukan dengan menggunakan Hukum Newton khususnya Hukum I dan II Newton.
















































































Gimana?, mantap bukan artikelnya?. Jikalau agan ada pertanyaan soal rumus gaya gesek pada bidang miring lebih lanjut lagi, para agan bisa kasih masukan di kolom komentar untuk memantapkan lagi blog saya ini yang masih tahap pemula. Semoga saja dengan adanya pembahasan rumus gaya gesek pada bidang miring tersebut, para pemirsa permasalahannya bisa diatasi dan terhibur berkat adanya konten ini.
Sekian dari aku, Semoga artikel tentang rumus gaya gesek pada bidang miring tersebut bisa bermanfaat bagi pembaca semuanya. Ending kata. Thank You untuk semuanya.
Posting Komentar untuk "rumus gaya gesek pada bidang miring"