rumus gaya normal pada bidang datar licin

Hay teman-teman semoga kalian dalam keadaan sehat, Hari ini aku mau share informasi tentang rumus gaya normal pada bidang datar licin lengkap dengan isi didalamnya. Sebelum loncat kepada konten rumus gaya normal pada bidang datar licin ada bagusnya kita simak dulu tentang rumus gaya normal pada bidang datar licin tersebut.
rumus gaya normal pada bidang datar licin memang sedang banyak diperbincangkan saat ini, Mengingat rumus gaya normal pada bidang datar licin yang mau aku bagikan ini sangat lengkap dengan informasi didalamnya. Dijaman sekarang ini banyak sekali teknologi yang super canggih, bisa dari Smartphone yang agan punya sangat bisa melakukan apapun di tangan yang agan pegang itu. Mau itu mencari kursi,meja,planet semuanya ada di Smartphone kalian.
Pembahasan kali ini juga merupakan bagian dari pembahasan yang sudah hits di dunia internet yang kalian pegang. Tentunya informasi yang mau saya bagikan sangat berbeda dari blog sebelah yang lainnya, Sangat mutakhir dan meyakinkan.
Sepertinya tidak perlu panjang lebar lagi, langsung saja ke artikel utamanya Inilah informasi rumus gaya normal pada bidang datar licin lengkap dengan gambar dan isinya.

Gaya normal adalah besarnya gaya yang dibutuhkan untuk meniadakan gaya-gaya lain dalam skenario apa saja. Cara terbaik untuk mencarinya tergantung pada kondisi benda dan variabel-variabel yang Anda miliki. Teruskan membaca untuk mempelajari lebih lanjut.
Dalam kehidupan sehari-hari, kalian pasti dapat menemui beberapa contoh penerapan Hukum Newton Tentang Gerak (Newton’s Law of Motion). Misalnya, ketika kalian sedang mendorong meja, seorang anak kecil menarik mobil mainan, lokomotif kereta api yang menarik gerbong dan sebagainya. Beberapa kejadian tersebut merupakan beberapa contoh penerapan hukum Newton pada benda yang bergerak pada bidang datar.
Nah, dalam artikel kali ini akan membahas secara khusus penerapan hukum Newton pada benda yang bergerak di bidang datar licin alias tidak ada gaya gesek, dalam tiga kondisi yang berbeda. Kondisi tersebut yakni, benda yang didorong atau ditarik dengan gaya mendatar, benda yang ditarik dengan gaya miring ke atas dan benda yang didorong dengan gaya miring ke bawah.

Sebuah benda yang terletak pada bidang datar licin didorong atau ditarik dengan gaya sebesar F ditunjukkan seperti pada gambar di atas. Pada dasarnya, benda yang ditarik atau didorong mendatar memiliki konsep yang sama yaitu arah gaya F sama-sama ke arah kanan. Karena bidang licin, ketika diberi gaya horizontal ke kanan maka benda akan bergerak ke arah kanan sehingga arah perpindahan benda juga ke kanan.
Sebuah benda yang terletak pada bidang datar licin diberi gaya miring ke atas ditunjukkan seperti pada gambar di atas. Karena gaya F miring ke atas, maka vektor F membentuk sudut sebesar α terhadap arah horizontal. Dengan demikian gaya F dapat diproyeksikan terhadap sumbu-X dan sumbu-Y sehingga dihasilkan gaya F cos α yang arahnya ke kanan dan gaya F sin α yang arahnya ke atas.
Sekarang kita analisis kemungkinan gerak balok. Karena bidang licin, maka benda tidak mungkin diam sehingga ada dua kemungkinan gerak yang dialami balok akibat gaya yang diberikan. Kemungkinan pertama adalah balok bergerak lurus atau sejajar bidang. Sedangkan kemungkinan kedua adalah benda bergerak ke atas atau vertikal.

Pada kesempatan kali ini, penulis akan mengulas secara detail mengenai penerapan hukum Newton pada bidang miring khususnya bidang miring licin dimana tidak ada gesekan antara permukaan benda dengan permukaan bidang. Penerapan hukum Newton pada bidang miring licin sedikit berbeda dengan penerapan hukum Newton pada gerak benda di bidang datar licin karena gaya berat pada bidang miring memiliki komponen pada sumbu-X dan sumbu-Y.
Dari gambar di atas, yang menjadi patokan sumbu-X adalah garis yang sejajar bidang miring, sehingga gaya-gaya yang bekerja pada arah ini merupakan gaya pada sumbu-X (FX) sedangkan sumbu-Y adalah garis yang tegak lurus dengan bidang miring sehingga gaya pada arah ini disebut gaya pada sumbu-Y (FY). Kita akan membahas aplikasi hukum Newton pada gerak benda di bidang miring licin dalam 5 kondisi, yaitu
Dari lima kondisi tersebut, yang sering muncul dalam soal fisika tentang dinamika adalah kondisi 1 dan 2, akan tetapi hanya sekedar menambah wawasan kalian saja maka penulis merasa perlu untuk mengulas tiga kondisi lainnya. Untuk itu, silakan kalian simak baik-baik penjelasan berikut ini.












































































Gimana?, mantap bukan artikelnya?. Jikalau para netizen ada pertanyaan tentang rumus gaya normal pada bidang datar licin lebih lanjut lagi, kalian bisa kasih solusi di sini untuk memperbaiki lagi website saya ini yang masih tahap newbie. Semoga saja dengan adanya konten rumus gaya normal pada bidang datar licin ini, para agan permasalahannya bisa teratasi dan terhibur berkat adanya artikel ini.
Sekian dari saya, Semoga artikel tentang rumus gaya normal pada bidang datar licin tersebut bisa bermanfaat bagi pembaca semuanya. Ending kata. Terimakasih untuk semuanya.
Posting Komentar untuk "rumus gaya normal pada bidang datar licin"